Pantai Sawarna, Banten : Dua Cerita dalam Satu Post.


Cerita 1; Family Quality Time

17 November 2012 – 18 November 2012

Entah kenapa tiba – tiba terpikir untuk berlibur ke pantai Sawarna. Pertama kali saya mendengar sawarna adalah sebuah pantai perawan yang sangat indah, dimana kawasan pantai daerah sana masih sepi pengunjung dan kita bisa menikmati indahnya desiran ombak dengan tenang. Menggunakan mobil, kami sekeluarga berangkat dari Bandung manuju Pantai Sawarna di kawasan selatan Provinsi Banten. Untuk arahnya sendiri bisa melalui Pelabuhan Ratu tapi terus lurus sampai ada pertigaan dan disana ada plang Pantai Sawarna. Perjalanannya pun dari Bandung memakan cukup banyak waktu, kami berangkat pagi dan baru sampai kawasan Sawarna sekitar pukul 3 – 4 sore.

Jalanan dari Pelabuhan Ratu menuju Sawarna sangat ekstrim! Kita akan dibawa naik turun gunung dengan jalan yang sempit dan pada saat itu jalan masih banyak yang rusak parah, tapi kita akan sering disuguhi pemandangan indah dari  tebing yang langsung menghadap ke laut.

Sesampainya di Sawarna, sebenarnya saya agak sedikit kecewa karena yah ternyata sudah ramai sekali dengan pengunjung dan penataan hotel di dekat pantainya pun kurang. Kami menginap di penginapan yang terlihat seperti rumah panggung berdinding anyaman bambu dan beratap kayu, sebenernya kurang nyaman kalau untuk dipakai liburan keluarga.

Setelah pertama – tama melewati jembatan gantung yang goyangannnya dahsyaat dan beberes kamar, kami berangkaat menuju pantai dan kami menunggu sunset dari pantai Sawarna ini yang katanya cukup bagus  🙂 Tibalah kami di sebuah hamparan pasir putih yang langsung berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, terlihat ada yang sedang bermain voli pantai dan bermain dengan ombak. Langit mendung pun tidak membuat suasana pantai menghilangkan keceriaan para wisatawan. Kami berjalan menyusuri pantai dan mengabadikan beberapa momen dengan foto. Kami bermain air dan pasir sampai tibalah golden hour dimana sang surya  akan menenggelamkan dirinya ke balik samudera.

Besok harinya kami langsung berangkat pulang ke Bandung, di jalan kami sempat berhenti dulu untuk memotret sebuah panorama yang cukup indah dan kami juga sempat beristirahat di Pantai Karanghawu.

————————————————————————————————————————————————

Cerita 2; Judulnya sih Pelatihan Fotografi

7 September 2013 – 8 September 2013

Tiba – tiba Handphone saya berdering dan ada notification dari Grup Line Perhimpunan Penjelajah Alam saya bahwa akan diadakan latihan Fotografi di Pantai Sawarna weekend ini. Wah menarik juga tuh pikir saya karena saya gaada kerjaan juga sih weekend ini, berbekal satu kamera DSLR Sony Alpha dan lensa kit plus filter cpl saya berangkat menuju Sekretariat Perhimpunan saya di daerah Gasibu Bandung.

Dengan satu mobil, kami berangkat menuju pantai sawarna dengan lama perjalanan sekitar8 jam, niatnya sih kita dapat sunset di Sawarna. Berhubung kita ngaret berangkatnyaa, jam 5 kita baru sampe daerah pelabuhan ratu dan apa boleh buat, kami turun dan langsung hunting sunset, saat itu kita belum diajari apa – apa, mungkin senior saya ingin melihat sejauh apa kami bisa fotografi.

Perjalanan pun kami lanjutkan menuju Pantai Sawarna, hari sudah gelap disana dan kami langsung beristirahat di sebuah hotel kecil. Saat sebelum tidur, kami sharing dan diajarkan beberapa tentang dasar dasar fotografi seperti segitiga exposure (ISO, Shutter, Apperture) dan white balance.

Keesokan harinya, kami langsung berangkat subuh subuh menuju Tanjung Layar untuk berburu sunrise!

Langit masih hitam gelap ketika kami baru datang, perlahan cahaya putih muncul dari timur dan suasana menjadi biru. Hempasan ombak menerjang bebatuan karang yang memanjang seperti benteng. Kadang air laut mengalir melalui sela sela bebatuan dan membasahi kaki kami. Air laut yang semula masih bisa kami tapaki perlahan naik dan terus naik seiring naiknya sang mentari di timur sana.

Dan inilah foto – foto yang saya dapatkan.

2 responses to “Pantai Sawarna, Banten : Dua Cerita dalam Satu Post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s